Ranjang Bayi Untuk Si Kecil, pentingkah?

Ranjang Bayi Untuk Si Kecil

Kehadiran buah hati selalu ditunggu dan dinanti semua pasangan yang baru saja menikah. Tidak dipungkiri rumah tangga yang bahagia ditandai dengan datangnya tangisan sikecil di rumah tangga. Semua pasangan setelah menikah pasti menginginkan kelahiran sikecil dalam waktu yang dekat sebagai penerus mereka.

Ranjang Bayi Untuk Si Kecil

Banyak sekali persiapan yang harus dipersiapkan orang tua dalam menyambut kelahiran si kecil. Beberapa diantaranya adalah, pakaian bayi, tempat mandi bayi, kasur bayi, mainan bayi, ranjang bayi dan masih banyak lainnya. Biasanya dalam benak orang tua pertama yang dibeli atau dipilih adalah ranjang bayi. Karena akan menjadi tempat berbaring, beristirahat untuk sehari-harinya.

Bayi yang baru lahir akan menghabiskan waktu dengan banyak tertidur, jika ranjang  nyaman orang tua bisa melakukan aktivitas lainnya. Karena masa pertumbuhan bayi yang baru lahir banyak terjadi ketika tidur. Maka dari itu ranjang harus nyaman dan menyenangkan agar bayi bisa tumbuh dengan maksimal.

Baikkah ranjang bayi untuk kesehatan si kecil?

Tidur terpisah di ranjang bayi tapi tetap satu kamar ataukah tidur bersama sekasur dengan orang tua?  Ini menjadi pilihan sendiri bagi orang tua, dirundingkan bersama dengan keluarga agar tercapai kesepakatan yang baik. Karena masing-masing pilihan ada kekurangan dan kelebihannya.

Ada penelitian yang menyebutkan adanya resiko peningkatan bayi terkena SIDS (Suddent Infant Death Syndrome) atau yang sering disebut kematian mendadak pada bayi yang tidur dengan kedua orang tua. Ini disebabkan oleh beberapa faktor biasanya usia bayi masih kurang dari 11 bulan. Ibu bayi sebagai perokok aktif dimasa kehamilan atau sesudah melahirkan. SIDS sedikit terjadi biasanya hanya terjadi 1 dari 100.000 bayi yang tidur dengan orang tua.

Tetapi di penelitian lain menyebutkan bayi yang tidur bersama kedua orang tua cenderung untuk bisa bangun sendiri dan meminta susu. Jadi tidur bersama buah hati bisa mendukung ibu untuk menyusui anaknya setiap 3 jam sekali.

Ada juga penelitian yang membuktikan bahwa bayi yang tidur di ranjang bayi, lebih memiliki rasa percaya diri dan keberanian yang tinggi. Karena sudah terbiasa dari kecil, berbeda dengan bayi yang tidur bersama dengan kedua orang tuanya.

Jika Anda memilih untuk menempatkan bayi pada ranjang bayi maka perhatikan hal – hal berikut :

  1. Pastikan permukaan ranjang rata jadi tidak ada benjolan ataupun ukurannya tidak sama.
  2. Pilihlah kasur bayi yang sesuai dengan bentuk ranjang bayi. Jangan terlalu tinggi 3 cm sudah cukup untuk buah hati Anda.
  3. Lihatlah juga celah ranjang dan kasur bayi Anda maksimum jaraknya 3 cm.
  4. Letakkan ranjang ditempat yang nyaman jauhkan dari jendela, ataupun kabel listrik yang bisa membahayakan bayi Anda.

Jadi bagaimana menurut Anda? Pentingkah ranjang bayi? Yang paling penting sebelum membeli ranjang untuk sang buah hati, pastikan jika Anda memilih dan meletakkan ranjang dalam keadaan terbaik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *