Asuransi All Risk, Ternyata Tidak Se”All” Itu Lho

semua tentang asuransi all risk yang harus kamu tahu

Dengan alasan untuk mendapatkan kenyamanan yang lebih baik, banyak nasabah asuransi memilih untuk mengambil produk asuransi kendaraan jenis All Risk. Hal ini wajar karena asuransi jenis ini dianggap segala resiko ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi.

Nyatanya tidak sepenuhnya benar, meskipun benar macam perlindungan yang diberikan lebih banyak jika dibandingkan asuransi jenis Total Lost Only. Untuk meyakinkan Anda, silahkan buka lagi polis asuransi lalu baca dengan lebih teliti lagi klausul pertanggungan di dalamnya, utamanya di bagian pertanggungan yang dikecualikan.

yuk ketahui asuransi all risk itu seperti apa untuk kendaraan mobil anda

Pada bagian tersebut Anda mendapati sejumlah resiko yang tak ditanggung dalam produk asuransi mobil all risk terbaik. Bahkan beberapa diantaranya sudah dijadikan klausul baku pada perjanjian asuransi. Umumnya, resiko yang ditanggung dan tidak ditanggung perusahaan asuransi antara lain sebagai berikut;

  1. Resiko yang Ditanggung

Prinsip dari pertanggungan resiko yaitu suatu kejadian yang tak disengaja hingga menimbulkan kerusakan atas kendaraan yang didaftarkan walaupun kerusakan kecil, contoh;

  • Kendaraan menabrak kendaraan lainnya, atau ditabrak oleh kendaraan lain.
  • Juga saat Anda menabrak benda mati yang tidak bergerak misalnya dinding, tiang ataupun pohon.
  • Mobil tergores, kaca retak, aksesoris menjadi hilang dan lain sebagainya sesuai dalam ketentuan yang sudah disepakati.
  • Kendaraan hilang atau rusak akibat dari suatu bencana dan kerusuhan.

Baca juga: Pengertian Polis Asuransi Kendaraan Bermobil

  1. Resiko yang Tidak Ditanggung

Jenis resiko yang tidak ditanggung ini secara garis besar lebih ke arah suatu tindakan yang dilakukan secara sengaja atau dengan sadar melakukan suatu tindakan yang dirinya sendiri paham akan resiko yang akan terjadi namun tetap melakukan tindakan beresiko tersebut. Contoh dari tindakan ini antara lain;

  • Mobil rusak akibat kendaraan yang didaftarkan tersebut digunakan untuk mendorong ataupun menarik suatu benda yang tidak sesuai.
  • Mobil dipakai untuk belajar mengemudi, kontes, balap, menyalurkan hobi atau bahkan digunakan untuk pawai.
  • Mobil digunakan sebagai alat melakukan tindak kejahatan, entah itu oleh pemegang polis ataupun keluarganya.
  • Mobil hilang atau rusak akibat dari penggelapan dan penipuan hingga kejadian yang diluar nalar baik itu hipnotis dan lain sebagainya.
  • Mobil yang didaftarkan digunakan untuk membawa muatan yang melampaui batas yang sudah ditentukan oleh produsen
  • Kendaraan digunakan untuk membawa barang atau hewan dimana kendaraan tersebut bukan peruntukannya (spesifikasi).
  • Mobil menjadi rusak akibat terpapar zat kimia yang berasal dari dalam mobil lalu mengenai ke bagian permukaan.
  • Jika pemilik mobil secara sadar dan sengaja dititipkan pada orang yang tak dikenal dengan resiko kehilangan, contoh seperti pada parkir vallet.

Dengan demikian, membaca lebih teliti dan memahami dahulu resiko yang dilindungi dan yang tidak dilindungi merupakan hal yang harus dilakukan ketika memilih asuransi mobil. Hal ini untuk menghidarkan Anda dari perasaan dicurangi setelah memilih asuransi All Risk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *