Alat Uji Kekerasan (Hardness Tester) dan Berbagai Metode yang Bisa Digunakan

Mungkin kamu akan merasa bingung ketika ditanya apa itu hardness tester, bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia maka maknanya akan menjadi alat uji kekerasan. Wajar bila orang awam ataupun mereka yang tidak berada dalam dunia SAINS belum memahami apa itu alat uji kekerasan karena bukan ranah/spesialis mereka.

Namun, untuk sekedar pengetahuan ada baiknya Anda juga sedikit mengerti dan mengetahui mengenai alat uji kekerasan ini.

Artikel kali ini akan membahas secara lengkap mulai dari:

  • definisi apa itu hardness tester?
  • kapan harus menggunakan hardness tester?
  • mengapa harus menggunakan hardness tester?
  • siapa saja yang boleh menggunakan hardness tester?
  • bagaimana cara menggunakan hardness tester?

Yuk, langsung kita masuk ke pembahasan.

1. Definisi Apa itu Hardness Tester?

Alat uji kekerasan atau yang bisa disebut dengan hardness tester adalah suatu alat pengujian yang bertujuan untuk mengetahui kekuatan ataupun ketahanan suatu material melalui serangkaian test.

Setiap benda fisik memiliki tingkat kekuatan yang berbeda dengan benda lainnya. Karena itu hardness tester bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkatan kekuatan/ketahan material.

2. Kapan Harus Menggunakan Alat Uji Kekerasan Ini?

Anda bisa menggunakan alat hardness tester kapanpun Anda mau saat ingin melakukan penelitian ataupun sebagai bukti pembuktian yang bisa diberikan saat ada tugas. Untuk mendapatkan alat uji coba ini, Anda bisa mencarinya pada distributor resmi yang jual hardness tester sehingga kualitas yang didapatkan tidak akan mengecewakan.

3. Mengapa Harus Menggunakan Hardness Tester?

Setiap alat ukur memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing. Menurut sumber dari Wikipedia, dalam dunia fisika menjelaskan bahwa teknik pengukuran adalah suatu aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia-nyata.

Berdasarkan kegunaannya, setidakya ada lebih dari 15 jenis alat ukur mulai dari pengukuran massa, waktu, panjang, luas, suhu, tekanan, sudut, kelembaban, tekanan, aliran, pH, radiasi, dll yang di mana jenis pengukuran memiliki alat ukur tersendiri.

Karena itu, jika ingin melakukan pengukuran terhadap kekuatan/ketahanan suatu material, hardness tester adalah alat ukur yang paling tepat utuk mengetahui gambaran sifat mekanik suatu material, walaupun hanya dilakukan pada titik/daerah tertentu saja, output yang akan keluar bisa dikatakan cukup valid.

4. Siapa yang Boleh Menggunakan Alat Ini?

Karena bersifat teknik, akan lebih baik bila yang melakukan pengukuran ini adalah mereka yang sudah berpengalaman. Namun, jika Anda ingin mencobanya sebagai bentuk pembelajaran, hal tersebut tidak menjadi masalah. Siapapun bisa mencobanya, tapi harus disertai dengan ahlinya.

Cobalah untuk membaca beberapa referensi di internet, youtube ataupun sumber lainnya mengenai cara penggunaan hardness tester.

5. Bagaimana Cara Menggunakan Hardness Tester?

Perlu diketahui, bahwa populernya saat ini ada 4 metode yang bisa digunakan dalam melakukan uji coba.

  • Brinnel (HB / BHN)
  • Rockwell (HR / RHN)
  • Vikers (HV /VHN)
  • Micro Hardness (knoop hardness)

Setiap metode di atas memiliki rumus yang berbeda, sehingga Anda harus terlebih dulu mencari tahu material jenis apa yang akan Anda ukur karena bisa metode di atas juga memiliki spesifikasi unik dalam pengukuran yang dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *