Archive for 25/05/2018

Sejarah Alat Ukur CMM yang Banyak Digunakan Masa Kini

alat ukur cmm dynatech international

Ulasan artikel ini masih membahas terkait dengan dunia industri, lebih spesifik dengan dunia teknik mesin yang biasanya banyak digunakan oleh para engineer untuk melakukan uji coba ataupun kegiatan lainnya. Apakah sebelumnya Anda tahu apa itu alat ukur CMM? Bila dilihat dari kalimatnya, tentu ini adalah suatu alat ukur, tapi sebenarnya alat untuk mengukur apa?

Mereka yang terbiasa dalam dunia teknik, umumnya memiliki cukup banyak pengetahuan mengenai alat ukur dan metode yang digunakan. Oke sekarang kita mulai.

Alat ukur CMM (Coordinate Measuring Machine) adalah suatu alat pengukuran multi fungsi yang memiliki kecepatan tinggi agar bisa menghasilkan tingkat akurasi dan efisiensi dalam pengukuran yang dilakukan. Dilansir dari Wikipedia, pada CMM kontak antara probe dengan benda kerja menghasilkan kordinat maka pada mesin CMM menggunakan batalan udara (air pad bearing) sehingga gerakannya sangat halus.

Keunggulan alat ukur CMM:

– Dapat menentukan dan mengukur titik koordinat benda di mana pun dengan mudah
– Memiliki tingkat akurasi yang tinggi
– Dengan tingkat kehandalan pengolahan data, alat ini bisa langsung mencetak data secara real time
– Sangat mudah dilakukan konfigurasi

Awalnya, alat ini dikembangkan oleh Perusahaan Ferranti yang berada di Skotlandia pada tahun 1950-an sebagai solusi alternatif untuk mengukur komponen dengan tingkat presisi yang baik untuk keperluan militer. Dulunya, hanya ada 2 sumbu karena masih terlalu baru. Namun, seiring berkembangnya waktu, tepatnya setelah 10 tahun berlalu pada tahun 1960-an, model sumbu menjadi 3 dan mulai digunakan secara massal oleh banyak negara.

Baca juga: Rumus Uji Kekerasan (Hardness Tester) dengan Metode Rockwell

Perlu diketahui ada 3 bagian Coordinate Measuring Machine:

1. Main Structure
2. Probing System
3. Data Collection

Setiap bagian memiliki peranan penting dan memiliki fungsi khusus untuk menghasilkan hasil pengukuran yang baik.

Beberapa komponen teknis yang ada dalam alat ini seperti,

– working table
– support
– air bearing
– axi guideways
– motor
– joystick
– controller
– probe head
– sensor-sensor
– linear scale
– software

Untuk bisa mengoperasikan alat ukur ini, ada baiknya Anda mengetahui cara kerja yang digunakan. Jika perlu, Anda bisa mencari referensi informasi melalui internet ataupun youtube untuk menggunakannya. Sekarang ini, alat ukur CMM banyak digunakan oleh perusahaan, di bidang pelayaran dan industri yang terkait lainnya untuk bisa mendapatkan informasi yang tepat.

Alat ukur CMM ini juga bisa Anda dapatkan dengan mudah melalui distributor resmi di Indonesia sehingga kualitas produknya bisa terjamin dengan baik.

Rumus Uji Kekerasan (Hardness Tester) dengan Metode Rockwell

hardness tester dengan metode rockwell

Teknologi yang terus menerus berkembang memiliki peranan yang penting dalam berbagai disiplin ilmu, terutama berkontribusi untuk bidang ilmu pengetahuan. Pada dasarnya, bidang ilmu pengetahuan sangatlah penting dan menjadi dasar disiplin ilmu yang sebaiknya dikuasai. Namun, karena keterbatasan kemampuan dan kesempatan, disiplin bidang ilmu pengetahuan sebagian besar hanya bisa diakses oleh mereka yang beruntung sehingga bisa mempelajarinya dengan baik.

Saranan pendidikan di sekolah hingga universitas menjadi tempat yang tepat untuk mengenalkan ilmu pengetahuan. Namun, di bangku perkuliahan disiplin ilmu pengetahuan dapat dipecah menjadi beberapa bagian, seperti bidang teknik informasi, teknik mesin, teknik industri dan lain sebagainya.

Baca juga: Alat Uji Kekerasan (Hardness Tester) dan Berbagai Metode yang Bisa Digunakan

Berbicara mengenai bidang teknik, pembahasan kali ini akan difokuskan pada bidang engineering. Biasanya, mereka yang berkecimpung dalam teknik mesin akan sangat familiar dengan yang namanya pengujian kekerasan dari berbagai material. Secara ilmiah, percobaan ini disebut dengan ujian kekerasan menggunakan alat hardness tester untuk mengetahui kekuatan/daya tahan suatu material hingga ke sisi terkecilnya (menggunakan teknologi canggih & pembesaran berkali-kali lipat).

Bagi yang belum terbiasa dengan materi pembelajaran ini, Anda tetap bisa memahaminya dari ulasan ini karena penulis akan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Ada banyak metode pengukuran, namun yang akan dibahas adalah metode rockwell.

Menurut informasi dari Wikipedia, ada beberapa klasifikasi penggunaan alat hardness tester berdasarkan skala jenis pengukurannya:

Rockwell hardness tester: HRA, HRB, HRC
Superficial Rockwell hardness tester: 15N, 30N, 45N, 15T, 30T, 45T, 15W, 30W, 45W, 15X, 30X, 45X, 15Y, 30Y, 45Y
Plastic Rockwell hardness tester: HRE, HRL, HRM
Twin Rockwell hardness tester: HRA, HRB, HRC,15N, 15T, 15W, 15X, 15Y, 30N, 30T, 30W, 30X, 30Y, 45N, 45T, 45W, 45X, 45Y

Prinsip dalam menggunakan metode rockwell adalah saat gaya dibebankan kepada benda yang sedang diuji dan terdapat pengaruh di dalamnya, maka benda uji akan mengalami perubahan. Analisis ini bisa mengetahui seberapa besar dampak atau tingkatan kekerasan dari suatu material yang telah diuji.

Sebagai informasi tambahan, bisa ditarik garis merah dari pernyataan dalam artikel ini bahwa pengujian menggunakan hardness tester tujuan utamanya bukanlah untuk mengetahui suatu material terbuat dari bahan yang keras tau tidak, tapi lebih mengarah pada mengetahui seberapa besar tingkat kekerasan logam tersebut yang kita uji. tingkat kekerasan logam berdasarkan pada standar satuan yang baku.

Berikut ini merupakan Rumus Pengukuran Rockwell:

HR= E-e

Di mana:

HR: Didefinisikan sebagai hasil akhir nilai pengukuran kekerasan dari suatu material
E: Jarak antar indentor saat diberi minor load dan zero reference line yang untuk tiap jenis indentor
e: Jarak antar Jarak antara kondisi 1 dan kondisi 3 yang dibagi dengan 0.002 mm

Sumber rumus

Jika Anda membutuhkan ahli yang bisa melakukan pengukuran menggunakan metode ini ataupun sedang mencari distributor yang jual hardness tester dengan harga kompetitif, sangat disarankan agar Anda mengetahui bagaimana profile penjual agar Anda tidak dirugikan.

Alat Uji Kekerasan (Hardness Tester) dan Berbagai Metode yang Bisa Digunakan

Mungkin kamu akan merasa bingung ketika ditanya apa itu hardness tester, bila diartikan ke dalam Bahasa Indonesia maka maknanya akan menjadi alat uji kekerasan. Wajar bila orang awam ataupun mereka yang tidak berada dalam dunia SAINS belum memahami apa itu alat uji kekerasan karena bukan ranah/spesialis mereka.

» Read more

TUMBUHKAN JIWA LEADERSHIP PADA DIRI SENDIRI

Sebelum ke topik inti, apakah kalian tahu, apa itu Leadership?? Leadership atau yang biasa di sebut Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi.

Apakah yang menjadi pembeda antara orang yang memiliki pencapaiannya banyak dengan orang yang yang pencapaiannya hanya ala kadarnya?? Apakah yang mereka kerjakan setiap harinya ??
Lalu Apa kunci menuju keberhasilan? Orang yang berhasil mencapai potensinya, karena mereka mau berusaha meningkatkan dirinya setiap hari. Mencurahkan waktu untuk menambah nilai diri dan mereka juga mampu menambah nilai orang lain. » Read more