Archive for 07/07/2016

Ranjang Bayi Untuk Si Kecil, pentingkah?

Ranjang Bayi Untuk Si Kecil

Kehadiran buah hati selalu ditunggu dan dinanti semua pasangan yang baru saja menikah. Tidak dipungkiri rumah tangga yang bahagia ditandai dengan datangnya tangisan sikecil di rumah tangga. Semua pasangan setelah menikah pasti menginginkan kelahiran sikecil dalam waktu yang dekat sebagai penerus mereka.

Ranjang Bayi Untuk Si Kecil

Banyak sekali persiapan yang harus dipersiapkan orang tua dalam menyambut kelahiran si kecil. Beberapa diantaranya adalah, pakaian bayi, tempat mandi bayi, kasur bayi, mainan bayi, ranjang bayi dan masih banyak lainnya. Biasanya dalam benak orang tua pertama yang dibeli atau dipilih adalah ranjang bayi. Karena akan menjadi tempat berbaring, beristirahat untuk sehari-harinya.

Bayi yang baru lahir akan menghabiskan waktu dengan banyak tertidur, jika ranjang  nyaman orang tua bisa melakukan aktivitas lainnya. Karena masa pertumbuhan bayi yang baru lahir banyak terjadi ketika tidur. Maka dari itu ranjang harus nyaman dan menyenangkan agar bayi bisa tumbuh dengan maksimal.

Baikkah ranjang bayi untuk kesehatan si kecil?

Tidur terpisah di ranjang bayi tapi tetap satu kamar ataukah tidur bersama sekasur dengan orang tua?  Ini menjadi pilihan sendiri bagi orang tua, dirundingkan bersama dengan keluarga agar tercapai kesepakatan yang baik. Karena masing-masing pilihan ada kekurangan dan kelebihannya.

Ada penelitian yang menyebutkan adanya resiko peningkatan bayi terkena SIDS (Suddent Infant Death Syndrome) atau yang sering disebut kematian mendadak pada bayi yang tidur dengan kedua orang tua. Ini disebabkan oleh beberapa faktor biasanya usia bayi masih kurang dari 11 bulan. Ibu bayi sebagai perokok aktif dimasa kehamilan atau sesudah melahirkan. SIDS sedikit terjadi biasanya hanya terjadi 1 dari 100.000 bayi yang tidur dengan orang tua.

Tetapi di penelitian lain menyebutkan bayi yang tidur bersama kedua orang tua cenderung untuk bisa bangun sendiri dan meminta susu. Jadi tidur bersama buah hati bisa mendukung ibu untuk menyusui anaknya setiap 3 jam sekali.

Ada juga penelitian yang membuktikan bahwa bayi yang tidur di ranjang bayi, lebih memiliki rasa percaya diri dan keberanian yang tinggi. Karena sudah terbiasa dari kecil, berbeda dengan bayi yang tidur bersama dengan kedua orang tuanya.

Jika Anda memilih untuk menempatkan bayi pada ranjang bayi maka perhatikan hal – hal berikut :

  1. Pastikan permukaan ranjang rata jadi tidak ada benjolan ataupun ukurannya tidak sama.
  2. Pilihlah kasur bayi yang sesuai dengan bentuk ranjang bayi. Jangan terlalu tinggi 3 cm sudah cukup untuk buah hati Anda.
  3. Lihatlah juga celah ranjang dan kasur bayi Anda maksimum jaraknya 3 cm.
  4. Letakkan ranjang ditempat yang nyaman jauhkan dari jendela, ataupun kabel listrik yang bisa membahayakan bayi Anda.

Jadi bagaimana menurut Anda? Pentingkah ranjang bayi? Yang paling penting sebelum membeli ranjang untuk sang buah hati, pastikan jika Anda memilih dan meletakkan ranjang dalam keadaan terbaik.

Kasur bayi – Rambu Keamanan Untuk Tempat Tidur Buah Hati

kasur bayi kucu

Sering kali para orang tua menggunakan ranjang atau boks bayi untuk tempat tidurbayi mereka. Ini karena kedua tempat tidur bayi tersebut dirasa paling aman karena terdapat jeruji yang memang didesain untuk keamanan bayi agar tidak terjatuh. Tentu ini akan membuat orang tua menjadi tidak was-was terhadap bayi mereka jika akan melakukan aktivitas ainnya seperti memasak atau mencuci.

kasur bayi kucuSisi lain Box Bayi

Meski memang dirasa aman namun ada bahaya tersembunyi di balik boks bayi tersebut. Ada beberapa kasus kematian bayi yang disinyalir akibat dari tempat tidur ini. Misalnya ketika bayi terjebak antara jeruji besi ataupun saat si buah hati sedang mengalami sindrom kematian bayi mendadak atau dalam istilah medis disebut sebagai Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

SIDS adalah kematian mendadak yang dialami seorang bayi saat tidur yang belum diketahui penyebabnya hingga sekarang. Meski di kawasan Asia kasus kematian pada bayi ini masih terbilang sangat jarang.

Saat menggunakan box bayi, pastikan jika anda melakukan setting yang tepat terkait usia dan juga tinggi bayi. Umumnya, posisi matras pada boks bayi ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan bayi.jika bayi anda sudah mulai lebih besar dan bisa berdiri, coba anda cek apakah perlu untuk merendahkan posisi matras atau tidak.

Bantal, mainan maupun boneka sebenarnya tidak dianjurkan masuk ke dalam boks bayi ini karena ini bisa mengganggu mereka. Misalnya menaruh bantal, bisa saja jika lengah dari pengawasan bantal tersebut bisa menutup hidung bayi tanpa disadari para orangtua. Apabila bayi sudah mampu berdiri, bisa saja bantal tersebut dijadikan pijakan untuk keluar dari boks.

Pemilihan Kasur Di Lantai

Jika anda merasa menjadi tidak yakin menggunakan boks bayi, maka anda bisa beralih pada kasur bayi yang diletakkan di lantai. Karena kasur bayi model ini cukup rendah dengan lantai maka resiko jika bayi terluka juga akan minim.

Kasur bayi yang diletakkan di lantai selain lebih aman, juga akan mempermudah ibu untuk menyusui karena tidak perlu mengangkat bayi. Ibu cukup membaringkan tubuh mereka di kasur bayi tersebut dan bisa meninggalkan bayi jika sudah terlelap dengan sedikit gerakan sehingga tidak membuat bayi bangun kembali.

Keunggulan Kasur Bayi Di Lantai

Menggunakan kasur lantai adalah salah satu bagian dari apa yang dinamakan pengaturan tidur Montessori. Pola ini akan membuat bayi lebih leluasa dalam melakukan gerakan selama tidur. Selain itu, bayi juga bisa memuaskan rasa ingin tahunya dengan melakukan gerakan berulang-ulang sehingga bisa merangsang fungsi motorik sang buah hati. Bayi yang sering melakukan gerakan pasti akan tubuh menjadi yang cerdas, mandiri dan memiliki rasa ingin tahu yang besar.

Meski pada akhirnya kasur bayi lantai lebih aman, namun anda tetap harus memperhatikan bahaya yang bisa saja dialami si kecil. Pastikan jika kamar untuk tempat tidur bayi benar-benar aman dan jauh dari benda-benda seperti, lubang stop kontak, meja, kursi dan furniture lainnya yang bisa membuat bayi untuk berupaya naik. Jika perlu berilah pagar pembatas yang aman untuk bayi agar tidak bisa keluyuran lebih jauh dari kamar.

Waspada Saat Menggunakan Baby Walker

Perlengkapan bayi

Toko perlengkapan bayi umumnya menjual benda ini, sebuah perlengkapan yang dinilai edukatif untuk melatih berjalan pada bayi. Benda ini berbentuk kursi yang memiliki penyangga berbentuk melingkar ditepinya lengkap dengan roda di bagian bawahnya untuk memungkinkannya tergeser dengan dorongan kaki bayi.

Perlengkapan bayi

Perlengkapan bayi berjenis baby walker sebenarnya dirancang dengan tujuan untuk mempermudah gerak bayi ketika mereka sedang latihan berjalan. Walaupun demikian, anda perlu waspada jika bayi anda menggunakan baby walker ini. Hal ini karena kecerobohan saat menggunakannya sehingga tak sedikit bayi yang justru cidera karena kecelakaan memakainya.

# Toko Perlengkapan Bayi

Para ahli mengemukakan bahwa dewasa ini alat ini justru malah dapat memperlambat motorik bayi yang  seharusnya sedang berlatih agar dapat duduk lalu merangkak dan berjalan. Bayi dapat cepat berjalan meskipun tanpa menggunakan baby walker. Hal tersebut adalah karena saat bayi menggunakan baby walker otot yang dilatih akan berbeda dengan otot saat tidak menggunakannya ketika latihan berjalan.

Jika banyak yang mengira bahwa dengan menggunakan perlengkapan bayi dari baby walker bisa membuat bayi sibuk sehingga anda dapat melakukan hal lain dengan singkat, sebaliknya justru saat anda menggunakannya untuk bayi anda maka anda harus berhati-hati bahkan ekstra mengawasinya. Sejumlah kasus telah banyak dialami oleh bayi seperti beberapa contoh berikut:

  1. Ketika memegang ujung penyangga, jari bayi terjepit dan baby walker menabrak furnitur atau dinding.
  2. Tergelincir dari tangga dan terjatuh, inilah hal yang sering terjadi seperti sebagai kecelakaan terlebih bagi medan yang tidak rata.
  3. Bayi terguling karena jatuh, umumnya kepala bayi terasa lebih berat dibandingkan dengan tubuhnya maka bayi belum bisa menjaga keseimbangan tubuhnya sehingga terguling dari baby walker.
  4. Perlengkapan bayi baby walker dapat membuat bayi mampu menjangkau benda-benda yang berbahaya seperti api, air panas, obat-obatan dan benda berbahaya bagi bayi lainnya.

Dari wacana ini, para ahli lebih menyarankan untuk membiarkan bayi lebih bergerak aktif di medan yang luas seperti di lantai bersih pada ruangan yang aman dan semacamnya. Hal ini untuk membuat bayi bebas duduk, merangkan dan latihan berjalan dengan aman. Dibandingkan menggunakan alat, mengajak bayi berlatih berjalan dengan memegang tangannya atau tetah merupakan relatif yang lebih aman.

Mengurangi menggunakan alat ini terlalu banyak akan mengurangi pengaruh negatif dari perlengkapan bayi baby walker. Meskipun sejumlah produsen telah memperbaharui standar keselamatan dengan tujuan untuk membuat bayi lebih aman saat menggunakan baby walker namun, waspada dan hati-hati harus selalu ditekankan terhadap penggunaan jenis alat ini.

Akan lebih baik jika sebagai orang tua, kita lebih cerdas dalam memilih perlengkapan bayi yang aman dan sesuai dengan kebutuhan bayi.